Jika Anda percaya hidup itu seperti roda yang berputar, saya adalah contoh hidupnya. Nama saya Viky. Beberapa tahun lalu, untuk membayangkan memiliki showroom alat musik terbesar di Jakarta, untuk sekadar membeli sebungkus nasi pun saya wajib mengandalkan belas kasihan orang-orang di sekitaran terminal bus. Modal saya cuma satu: sebuah gitar akusti